Bab 5  Kontrol Listrik-Pneumatik

中文       English        

Guru Goto Zulie mengajar jaringan   praktik kontrol gas hidrolik

5-1 Elemen kontrol listrik P193        

5-1-1 saklar listrik (Beralih Listrik)   P194   

Ada tiga jenis kontak sakelar: kontak “ a” , “ b” , dan kontak “ c” .

 

5-1-2 tombol switch (Push-Button Beralih) P 194       

5-1-3 tilt saklar (yang Beralih Beralih, TS) P197             

             

Tilt (DIP) saklar DIP beralih              

 

5-1-4 saklar (Change Over Beralih) P198             

5-1-5 indikator (Percontohan Lamp)  P199  yang umumnya lebih umum digunakan indikator warna: (1) Red :menunjukkan mesin dalam operasi;(2) Hijau :menunjukkan kondisi mesin berhenti;(3) Putih:Menunjukkan kekuatan ;(4) kuning : indikasi peringatan, kesalahan.           
 

https://hyauto.en.ec21.com/Pilot_lamp--557655_557717.html

     

5-1-6 Sensor (Sensor)   P199             

   Sensor yang paling umum digunakan untuk kontrol urutan

n 1.  Limit Switch (LS) .

n 2.  Photoelectric Switch (PHS) .

n 3.  Kedekatan Beralih (Proximity Beralih, PXS) .

n 4.  Tekanan saklar (tekanan Switch, PS)

 

5-1-7 limit switch (Limit Switch) P200              

Limit switch memiliki internal yang NC biasanya terbuka kontak ( yaitu sebuah titik kontak ) , dan NO kontak normal tertutup (b titik ) , bersama-sama dengan inner limit switch memiliki NC kontak normal terbuka ( yaitu sebuah titik kontak ) , dan NO NC Kontak (b kontak ) sama dengan titik umum (Com) . Ketika saklar batas tidak ditekan, titik Com terhubung ke kontak NC . Ketika ditekan, kontak Com dan NO ditutup.

                     

5-1-8 saklar mikro (Micro Beralih, MS) P202               

5-1-9 Photoelectric Switch (PHS) P202            

5-1-10 Proximity Beralih (Proximity Beralih, PXS)  yang P205            

5-1-11 Saklar Tekanan (PS) P207            

5-1-12 ada sekering saklar (ada Breaker-Fuse, NFB The ) P207           

   

5-2 relai elektromagnetik dan kontaktor elektromagnetik P210    5-2-1 prinsip relai elektromagnetik                        
 

           

Diagram fisik relai elektromagnetik

5-2-4 elektromagnetik kontaktor (Magnetic Contactor, MC)  P216            

          

5-2-5 akumulasi relay termal (Thermal Relay, TH)  P218            

 

        

5-2-6 elektromagnetik saklar (Beralih Magnetic, MS)            

            

5-3 Solenoid Valve (SOLENOID VALVE, SOL) P219              

5-4  Timer (TIMER) P221              

  

5-5  kontra (COUNTER yang) P223            

5-6  Rangkaian logika dasar dengan kontak P225  (1) Rangkaian YA ( rangkaian fase normal )           
 

( Dua ) BUKAN sirkuit ( sirkuit pembalik )  P226

( Tiga ) DAN sirkuit ( rangkaian seri ) P226

( 4 ) Sirkuit OR ( sirkuit paralel )  P226

( Lima ) captive ( memori ) sirkuit  P22 . 7

( Enam ) saling ( prioritas ) sirkuit  P227

5-7  Listrik Dasar - Sirkuit Kontrol Pneumatik P229            

5-7-1 Kontrol gerakan maju dan mundur silinder pneumatik dengan tombol manual (1)  Desain dengan katup solenoid kumparan tunggal  P229

 

( Dua ) desain P231 dengan katup solenoid kumparan ganda 

5-7-2 untuk mengontrol timer silinder pneumatik gerak maju dan mundur dari  (a)  solenoid coil desain tunggal  P232           
 

( Dua ) desain P236 dengan katup solenoid kumparan ganda 

5-7-3 Sirkuit Maju dan Mundur Otomatis Silinder Pneumatik ( Siklus Tunggal )  ( 1 ) dengan Katup Solenoid  Koil Tunggal P237           
 

( Dua ) desain p239 dengan katup solenoid kumparan ganda

5-8 Listrik - Sirkuit Aplikasi Pneumatik P 242                

Contoh 5-1 Desain diagram sirkuit listrik - pneumatik berdasarkan diagram waktu perpindahan :

Dirancang dengan katup solenoid koil tunggal P 243 

 

Bergabunglah dengan status tambahan    P247

Contoh 5-2 tes sesuai dengan langkah-langkah berikut dalam Gambar perpindahan, desain listrik nya - pneumatik diagram sirkuit: P255  

Desain  dengan katup solenoid koil tunggal   

Dirancang dengan katup dual solenoid coil    P262   

Contoh desain rangkaian kontrol listrik - pneumatik   

GOTO Bab 6 PLC Kontrol Tekanan Udara yang Dapat Diprogram   

Guru Goto Zulie mengajar jaringan    praktik kontrol gas hidrolik

FIN